LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT (LP2M) IAIN LANGSA

Komplek Kampus IAIN Langsa, Jl. Meurandeh, Kota Langsa - Aceh
| (0641) 123456789
| lp2m@iainlangsa.ac.id

BERITA

Prosedur Penelitian Dana BOPTN Tahun 2018


KEMENTERIAN AGAMA
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) LANGSA
LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Kampus Zawiyah Cot Kala, Jln. Meurandeh – Kota Langsa – Aceh Telp. 0641-22619/23129
Fax. 0641-425139 E-mail : lp2m_iainlangsa@yahoo.co.id

 

Nomor :    /In.24/LP2M/TL.09/08/2017                                           Langsa,      Agustus 2017
Perihal : Call Paper PTKIN Dana BOPTN 2018

Kepada Yth,
Dekan Fakultas Di Lingkungan IAIN Langsa
Di -
Tempat
Assalamualaikum Wr.Wb.
Dengan hormat.
Berdasarkan Surat Direktorat Jenderal Pendidikan Islam No. 4107/Dj.I/Dt.I.III.5/HM.01/08/2017/20 tertanggal 10 Agustus 2017 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pendaftaran Online BOPTN Penelitian 2018 pada unit kerja LP2M IAIN Langsa. Maka dengan ini kami informasikan kepada Dekan Fakultas di lingkungan IAIN Langsa, agar mendorong dan mendukung Dosen PNS dan Dosen Non PNS sebagai peneliti untuk berpartisipasi mengikuti kegiatan penelitian Tahun 2018.

Adapun mekanisme pelaksanaan penelitian dimaksud agar ditempuh melalui cara sebagai berikut:
1. Gambaran Umum
Proses pengusulan dilakukan oleh para pengusul (dosen, fungsional lainnya, pengelola jurnal, dst) secara online melalui laman http://litapdimas.kemenag.go.id. Proposal penelitian yang masuk akan divalidasi dan diperiksa oleh tim reviewer atau tim internal LP2M. Proposal yang memenuhi syarat akan disetujui dan akan muncul di data base Kementerian Agama cq Ditjen Pendidikan Islam. Proposal tersebut akan menjadi dasar rujukan penetapan besaran dana BOPTN pada setiap PTKIN tahun berikutnya.

2. Pengusul
Pengusul proposal adalah sebagai berikut:
a. Dosen
Dosen yang memenuhi ketentuan sebagai berikut:
1) Ber-NIDN/NIDK.
2) Mempunyai jabatan fungsional
3) Penelitian harus berbentuk tim dengan jumlah anggota minimal 2 orang dan maksimal 3 orang untuk penelitian dalam negeri, minimal 2 orang dan maksimal 4 orang untuk penelitian luar negeri. Dikecualikan untuk kluster penelitian peningkatan kapasitas, yang dimungkinkan mandiri atau kelompok.
4) Setiap tim peneliti dapat beranggotakan dosen yang mendapat tugas tambahan sebagai pejabat pada perguruan tinggi hanya 1 (satu) orang.

b. Fungsional Peneliti, Pustakawan, laboran atau fungsional lainnya di PTKI. Fungsional peneliti, pustakawan dan laboran dapat mengajukan penelitian.

c. Pengelola Jurnal
Pengelola jurnal dapat mengusulkan dengan beberapa kategori:
1) Jurnal terakreditasi yang terindeks lembaga indexing bereputasi
2) Jurnal terakreditasi online
3) Jurnal terakreditasi
4) Jurnal Pembinaan

d. Pengabdian Berbasis Riset
Program pengabdian yang terintegrasi dengan riset dan memungkinkan dapat memproduksi ilmu pengetahuan. Pelaksanaan pengabdian selalu disertai dengan data yang valid, sehingga pilihan melakukan sebuah pemberdayaan dapat diputuskan secara tepat.

3. Kategori Bantuan BOPTN Penelitian
a) Penelitian
1) Penelitian Pembinaan/Kapasitas Pemula
Jenis penelitian ini diperuntukkan bagi dosen baru dengan kepangkatan asisten ahli. Selain untuk kepentingan akademik, adanya penelitian ini juga dimaksudkan untuk menyediakan jumlah penelitian minimal standar akreditasi prodi. Kisaran Dana Bantuan Rp.10.000.000,- s.d. Rp 20.000.000,-
2) Penelitian Pembinaan/Kapasitas Pengembangan Program Studi
Jenis penelitian ini dimaksudkan untuk mendukung pengembangan keilmuan berbasis program keilmuan pada program studi. Kisaran Dana Bantuan Rp.10.000.000,- s.d. Rp 20.000.000,-
3) Penelitian Dasar Interdisipliner
Jenis penelitian ini diperuntukkan bagi dosen-dosen yang mampu mengembangkan kajian lintas bidang ilmu, baik dalam satu rumpun maupun lintas rumpun. Kisaran Dana Bantuan Rp.40.000.000,- s.d. Rp 100.000.000,-
4) Penelitian Dasar Integrasi Keilmuan
Jenis penelitian ini dikhususkan untuk dosen pada program-program studi ilmu umum yang berada di PTKI Negeri. Dalam proses pelaksanaan penelitian jenis ini, pengusul harus melibatkan dosen keagamaan terkait dari bidang ilmu keagamaan. Kisaran Dana Bantuan Rp.40.000.000,- s.d. Rp 100.000.000,-
5) Penelitian Terapan dan Pengembangan Perguruan Tinggi
Jenis penelitian ini merupakan penelitian terapan yang memberikan proyeksi pengembangan kelembagaan perguruan tinggi serta dapat memberikan kontribusi keilmuan pada perguruan tinggi. Kisaran Dana Bantuan Rp.50.000.000,- s.d. Rp 100.000.000,-
6) Penelitian Terapan dan Pengembangan Nasional
Jenis penelitian yang diproyeksikan dapat membantu pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan kebangsaan. Kisaran Dana Bantuan Rp.100.000.000,- s.d. Rp 250.000.000,-
7) Penelitian Terapan dan Pengembangan Global/Internasional
Jenis penelitian yang aspek luarannya dapat memberikan dampak bagi peningkatan/perbaikan citra kelembagaan. Kisaran Dana Bantuan Rp.101.000.000,- s.d. Rp 500.000.000,-
8) Penelitian Unggulan/Collaborative Research
Jenis penelitian ini memberikan ruang bagi para dosen untuk melakukan riset kolaboratif yang aspek luarannya dapat dipublikasikan di jurnal internasional bereputasi. Kisaran Dana Bantuan Rp.500.000.000,- s.d. Rp 1. 000.000.000,-

b) Jurnal Ilmiah
1) Penghargaan Jurnal Terindeks Lembaga Indexing Bereputasi. Kisaran Dana Bantuan Rp.100.000.000,- s.d. Rp 150.000.000,-
2) Penghargaan Jurnal Terakreditasi Online. Kisaran dana Bantuan Rp.75.000.000,- s.d. Rp 100.000.000,-
3) Penghargaan Jurnal Terakreditasi. Kisaran Dana Bantuan Rp.50.000.000,- s.d. Rp 100.000.000,-
4) Bantuan Jurnal Pembinaan. Kisaran Dana Bantuan Rp.30.000.000,- s.d. Rp 50.000.000,-

c) Pengabdian
Pengabdian Berbasis Riset. Jenis bantuan ini untuk mengapresiasi pelaksanaan pengabdian yang terintegrasi dan berbasis riset. Sehingga program pengabdian jenis ini dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan keilmuan. Kisaran Dana Bantuan Rp.75.000.000,- s.d. Rp 150.000.000,-

d) Publikasi
1) Ekspose Karya Ilmiah pada Even Internasional. Kisaran Dana Bantuan Rp.50.000.000,- s.d. Rp 75.000.000,-
2) Penghargaan Publikasi pada Jurnal Internasional terindeks bereputasi. Kisaran Dana Bantuan Rp.25.000.000,- s.d. Rp 50.000.000,-
3) Penghargaan HKI dan Paten. Kisaran Dana Bantuan Rp.15.000.000,- s.d. Rp 30.000.000,-

4. Tugas LP2M IAIN Langsa
LP2M melakukan validasi. Validasi dimaksud meliputi administratif dan substansi akademik poposal. Proposal penelitian harus dipastikan terhindar dari plagiasi.

5. Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Dit. PTKI)
a. Dosen yang telah divalidasi akan muncul pada tampilan dokumen pada laman litpdimas.kemenag.go.id. Jumlah pengusul ini yang akan menjadi dasar penentuan alokasi dana penelitian pada PTKI Negeri.
b. Dit. PTKI selanjutnya akan menetapkan kuota berdasarkan jumlah pengusul ditambah dengan dana pendamping/manajemen maksimal 10% dari harga proposal yang disetujui.

6. Ketentuan-Ketentuan Lain
a. Kluster penelitian unggulan kolaboratif riset sebagaimana disebutkan di atas pada kategori penelitian poin 8 akan diumumkan dalam Petunjuk Teknis secara khusus.
b. PTKIN dapat memberikan nomenklatur yang berbeda dengan kluster pada surat ini. Nomenklatur tersebut harus menunjukkan distingsi dari perguruan tinggi tersebut, namun besaran dana yang disediakan terakomodasi dalam kluster yang disediakan oleh aplikasi. Misalkan, jika PTKIN menawarkan program “Post Doctoral untuk Publikasi International”, maka dalam publikasi lokal agar diberi kalimat dalam kurung yang menandakan nomenklatur dalam aplikasi. Maka menjadi “Post Doctoral untuk Publikasi International (Penelitian Terapan dan Pengembangan Nasional)”,
c. PTKI agar segera mempublikasikan kepada dosen di lingkungan PTKI masingmasing, dan dapat dengan pencantuman nomenklatur yang dibuat masing-masing, namun dengan diberi penjelasan sebagaimana terdapat dalam aplikasi.
d. Untuk proposal yang dinyatakan lulus, PTKI harus menjalankan fungsi pengendalian penelitian mulai dari seleksi, pendampingan dan publikasi bersama reviewer yang telah ditetapkan melalui Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam, terhitung mulai awal tahun anggaran baru.
e. Untuk menutupi biaya kekurangan operasional manajemen atau dana pendukung lainnya, PTKIN harus mengalokasikan anggaran penelitian yang bersumber dari dana Non BOPTN.
f. Dari besaran angka yang dialokasikan dari BOPTN dalam pagu indikatif, LP2M selanjutnya dapat mengubah nomenklatur dalam DIPA masing-masing.

Demikian surat ini disampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terimakasih.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb. 

 

 

Ketua,
dto
Drs. H. Abdullah AR, MA
NIP. 19530705 197703 1 001